Pos oleh :

Admin

Pustral UGM Berpartisipasi dalam Indonesia Decarbonization Pathways for Sustainable Urban Mobility (INDSUM)

Emisi karbon yang tinggi telah menjadi ancaman global yang semakin meningkat dan tidak terkecuali juga di Indonesia. Indonesia telah menikmati pertumbuhan ekonomi yang sangat besar dalam beberapa dekade terakhir namun diikuti dengan peningkatan produksi karbon. Sektor transportasi penumpang dianggap sebagai salah satu sumber emisi yang paling bertanggung jawab dan hal ini meningkat di wilayah perkotaan dimana ribuan kendaraan memadati kemacetan setiap hari. Saat ini, Pemerintah Indonesia telah berkomitmen terhadap tujuan mulia untuk dapat mencapai mencapai zero emision pada tahun 2060 atau lebih awal. 

Terkait dengan hal tersebut, Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM bersama dengan International Transport Forum (ITF) tengah menjalankan kajian mengenai the Decarbonization Pathways for Sustainable Urban Mobility yang diinisiasi The World Bank, dengan pendanaan dari the Australia-World Bank Indonesia Partnership (ABIP) Trust Fund. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, diselenggarakan workshop dengan tema Indonesia Decarbonization Pathways for Sustainable Urban Mobility (INDSUM). Workshop diselenggarakan dengan harapan untuk membantu Pemerintah Indonesia dalam mengidentifikasi jalur mobilitas perkotaan yang hemat biaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari transportasi penumpang di kota-kota dengan menyediakan alat yang fleksibel untuk menganalisis dampak dari berbagai kebijakan dan proposal investasi di tingkat nasional. Selain itu, workshop juga diharapkan dapat menyoroti menu opsi yang tersedia bagi Pemerintah dan kemungkinan biaya dan dampaknya (tingkat motorisasi, pangsa moda, dan emisi GRK, dll.) untuk membantu mereka dalam merumuskan kebijakan dan program yang efektif untuk memastikan hasil mobilitas perkotaan yang berkelanjutan dan mengurangi tren pertumbuhan emisi global. 

Workshop ini dibuka dengan sambutan oleh Nupur Gupta, Senior Urban Transport Specialist dari World bank, dilanjutkan dengan keynote speech dari Ir. Danto Restyawan, Direktur Sarana Transportasi Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat; dan Dail Umamil Asri selaku Koordinator Transportasi Darat dan Perkeretaapian, Bappenas. Agenda dilanjutkan dengan sesi pemaparan mengenai project overview oleh David John Ingham, Senior Urban Transport Specialist dari World Bank; dan Mallory Trouve, Ph.D., Transport Policy Analyst & Modeller dari ITF. Pada sesi selanjutnya, dilakukan scenario building exercise oleh Yaroslav Kholodov, Policy Analyst dari ITF. Sesi pemaparan latar belakang diadakaannya workshop di pandu oleh oleh Dr. Arif Wismadi, Urban Transport Data Expert, yang mewakili Pustral UGM, sedangkan penyusunan skenario dipandu langsung oleh Yaroslav Kholodov dari ITF. 

Workshop diikuti oleh 89 peserta yang berasal dari beberapa kementerian pusat, dinas tingkat provinsi, akademisi, non-governmental organization (NGO), development bank, dan beberapa operator transportasi perkotaan dan perusahaan energi. Para peserta terlibat aktif dalam mengisi kuesioner interaktif melalui aplikasi Mentimeter yang dipandu oleh Yaroslav Kholodov dari ITF. Acara diselenggarakan secara daring melalui aplikasi zoom pada hari Senin, 6 November 2023 pukul 14.00 – 17.00 WIB. (SDD/HLT/DAK) 

Pustral UGM Menyelenggarakan Pelatihan Spatial and Network Analysis (SNA) Angkatan Ke-3

Geographic Information System (GIS) atau Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan piranti yang digunakan secara luas di berbagai bidang, didukung oleh teknologi yang semakin berkembang di masa mendatang. Dalam GIS, bahan baku data diproses oleh sistem untuk menghasilkan informasi yang menggambarkan kenampakan permukaan bumi dalam dunia nyata. Jenis data geografi terdiri dari dua jenis, yaitu data spasial, yang mencakup data grafis yang berkaitan dengan lokasi, posisi, dan area pada koordinat tertentu, serta data non spasial, yang mencakup atribut yang menunjukkan karakteristik geografis objek, seperti warna, tekstur, dan lainnya. Selain itu juga dibahas hubungan antara data spasial, non spasial, dan waktu. Memperhatikan hal tersebut, penguasaan mengenai GIS sangat penting, sementara pengetahuan GIS masih terbatas dan perlu ditingkatkan. Untuk itu, Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM berinisiasi mengadakan pelatihan Spasial dan Network Analysis (SNA) sebagai pelatihan GIS tingkat lanjut untuk mengurangi gap tersebut. 

Pelatihan yang merupakan angkatan ketiga tersebut dilaksanakan secara tatap muka pada tanggal 6 – 8 November 2023 di Ruang Pelatihan Pustral UGM, Jl Kemuning M-3, Sekip, Sleman. Peserta pelatihan sebanyak 3 orang yang berasal dari Dinas Tata Ruang dan Perumahan Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara. Pelatihan dibuka oleh Ir. Juhri Iwan Agriawan., ST., M.Sc., selaku Koordinator Unit Penelitian Pustral UGM. Pelatihan diampu oleh beberapa pengajar yang berkompeten di bidangnya, yaitu Dr. Taufik Hery Purwanto, S.Si., M.Si., Dr. Barandi Sapta Widartono, S.Si., M.Si., M.Sc., dan Totok Wahyu Wibowo, S.Si., M.Sc. dari Departemen Sains dan Informasi Geografis, Fakultas Geografi UGM; Dr. Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, ST., M.App.Sc., IPM dari Fakultas Teknik Geodesi UGM; dan Alfiatun Nur Khasanah, S.Si., M.Sc dari Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM; serta Sa’duddin, S.Si., M.B.A., M.Sc, peneliti Pustral UGM. 

Pelatihan dengan total 27 JP (8 JP Teori dan 19 JP Praktik), peserta diajarkan bagaimana melakukan analisis spasial untuk penentuan lokasi sekolah, permukiman, tempat pembuangan akhir (TPA), kerawanan leptospirosis, dan mengetahui ruas jalan raya yang diprioritaskan untuk pengelolaan, dengan menggunakan data vektor dan raster. Untuk analisis jaringan (network analysis) peserta juga diajarkan bagaimana menentukan rute terbaik melalui jaringan berdasarkan waktu perjalanan, interaktif dan dengan poin yang telah ditentukan; menghitung area layanan berdasarkan jaringan jalan membuat matriks biaya asal-tujuan; serta diajarkan bagaimana menghitung jalur terpendek dari daerah asal ke daerah tujuan untuk transportasi khusus yang memiliki risiko melewati stasiun LPG (Liquefied Petroleum Gas).  (HLT/SDD/DAK) 

Pustral UGM Menyelenggarakan Pelatihan Remote Pilot dan Pengoperasian Unmanned Aircraft System untuk Pemetaan Angkatan 14 Tahun 2023

Unmanned Aircraft System (UAS)/Unmanned Aerial Vehicle (UAV)/Pesawat Udara Tanpa Awak (PUTA)/Sistem Pesawat Udara Kecil Tanpa Awak (SPUKTA) atau lebih dikenal sebagai drone adalah mesin terbang yang berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot atau mampu mengendalikan dirinya sendiri. Drone menggunakan hukum aerodinamika untuk mengangkat dirinya, dapat dipergunakan kembali dan mampu membawa muatan. Seiring dengan perkembangan teknologi membuat drone telah digunakan dalam berbagai layanan seperti perencanaan infrastruktur (jalan dan jembatan), eksplorasi bahan tambang, pemetaan daerah pertanian dah kehutanan, dan pemetaan daerah industri, wisata dan banyak sekali aplikasi dibidang lainnya. Fungsi yang luas menyebabkan besarnya minat untuk mempelajari piranti tersebut. 

Luasnya minat untuk mempelajari teknologi tersebut mendorong Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM menyelenggarakan pelatihan Remote Pilot dan Pengoperasian Unmanned Aircraft System untuk Pemetaan yang pada periode ini telah mencapai angkatan ke 14. Pelatihan sielenggarakan pada tanggal 30 Oktober – 4 November 2023 bertempat di ruang pelatihan Pustral UGM Jl Kemuning M-3 Sekip, Sleman. Pelatihan diikuti oleh 12 peserta yang masing-masing berasal dari Bareskrim Polri (3 orang), Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan (2 orang), Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (1 orang), Universitas Lancang Kuning Riau (2 orang), Departemen Teknik Infrastruktur Sipil – Institut Teknologi Sepuluh Nopember/ITS (2 orang), dan 2 peserta dari PT Musim Mas Medan.  

Diklat Remote Pilot dan Pengoperasian Unmanned Aircraft System untuk Pemetaan ini dilaksanakan selama 6 hari, dibimbing oleh pemateri-pemateri yang berkompeten di bidangnya. Pengajar pada pelatihan ini meliputi: Andreas Pallo Dwiputra, ST dari Seksi Rekayasa, Sub Direktorat Sertifikasi DKPPU Kementerian Perhubungan; Fajar Sunarjanto ST., M.MTr dari Direktorat Navigasi Penerbangan Kementerian Perhubungan; Moeji Soebagyo, S. ST. dari   Air Nav Indonesia/ Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI); Mayor Sus Hosen dari Akademi Angkatan Udara Yogyakarta; Dr. Taufik Hery Purwanto, M.Si. , Dr. Barandi Sapta Widartono, S.Si., M.Si. M.Sc., Dr. Iswari Nur Hidayati, S.Si., M.Sc , dan Totok Wahyu Wibowo, S.Si., M.Sc dari Departemen Sains dan Informasi Geografis Fakultas Geografi UGM; Ruli Andaru, ST. M.Eng., P.hD , Dr. Ir. Harintaka, S.T., MT., IPU. ASEAN Eng., Dr. Bilal Ma’ruf, ST., MT., dan Iqbal Hanun Azizi, S.T dari Fakultas Teknik UGM; Bakhtiar Alldino Ardi Sumbodo, S.Si., M.Cs. dari Fakultas MIPA UGM; Karen Slamet Hardjo, S.Si., M.Sc. dari Sekolah Vokasi UGM; dan dr. Yudha Nurhantari, Sp.FM., Ph.D. dari F akultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM; dan Sa’duddin, S.Si., M.B.A., M.Sc. dari PUSTRAL UGM

Seluruh peserta mempelajari materi wajib sebanyak 58 JP yang terdiri dari 44 teori dan 14 praktik. Untuk praktik di lapangan dan ujian terbang dilaksanakan selama 1 hari  pada hari Jumat, 3 November 2023 bertempat di Lapangan Sumberarum Setran, Sleman. Para peserta dilatih untuk dapat memahami 12 pengetahuan aeronautika (aeronautical knowledge) yang merupakan mata diklat wajib, mampu mengeporasikan drone baik secara manual (pemrotetan foto dan perekaman video) maupun secara otomatis (autopilot) melalui terbang misi, sehingga hasil pemotretan foto secara autopilot tersebut dapat dijadikan bahan untuk pembuatan Digital Elevation Model (DEM), kontur, dan Orthomosaic. 

Sebagai informasi, pelatihan Remote Pilot ini berafiliasi dengan DKPPU Kementerian Perhubungan sebagai UASTC-009 dan dapat digunakan untuk Penerbitan Remote Pilot Certifikat (RPC) dengan Kategori Small UAS di Sidopi Go Kementerian Perhubungan.  

Pelatihan dibuka oleh Ir. Ikaputra, M. Eng., Ph. D, selaku Kepala Pustral UGM dan ditutup oleh Ir. Joewono Soemardjito., ST., M. Si selaku Koordinator Unit  Administrasi dan Keuangan, dengan harapan ilmu yang didapatkan dari diklat dapat diterapkan oleh peserta diklat untuk mendukung pelaksanaan tugasnya. (HLT/DAK/SDD) 

Pustral UGM Menyelenggarakan Pelatihan Managing Distribution Angkatan Ke-1

Pemahaman akan persoalan distribusi secara sistemik sangat penting dikuasai oleh perusahaan/ pelaku industri. Cakupan distribusi yang diawali dari proses menghantarkan produk dari lokasi dimana produk tersebut diproduksi hingga ke konsumen akhir, memerlukan strategi dan penanganan yang tepat agar dapat menghasilkan kinerja distribusi yang optimal. Selanjutnya dengan kinerja yang optimal maka tujuan efisiensi biaya transportasi (termasuk di dalamnya biaya operasi kendaraan dan biaya perawatan) akan dapat dicapai, selain juga peningkatandan pengembangan citra perusahaan yang juga akan terwujud.  

Mengingat pentingnya pengetahuan dalam hal distribusi barang, maka Pustral UGM menginisiasi untuk mengadakan pelatihan Managing Distribution secara tatap muka pada tanggal 23 – 26 Oktober 2023 di ruang pelatihan Pustral UGM Jl. Kemuning M-3, Sekip, Mlati, Sleman. Peserta pelatihan periode ini sebanyak 8 orang dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BPPTD) Mempawah, Kementerian Perhubungan.  

Pelatihan ini diharapkan akan membuka wawasan peserta untuk dapat memahami persoalan distribusi secara sistemik di perusahaan, memahami strategi yang tepat untuk solusi persoalan distribusi, mampu mengukur dan memperbaiki kinerja distribusi, mampu menganalisis biaya transortasi dan mengetahui metode untuk mencapai efisiensi-nya, meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelanggan terutama dalam peningkatan pelayanan dan ketepatan waktu 

Pelatihan dibuka oleh Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D. selaku Kepala Pustral UGM dengan pengajar Ir. Pujo Saroyo, M.Eng.Sc; Dr. Ir. Zainal Arifin, M.T.; Anjar Kistia Purwaditya, S.TP., M.Sc; Dr. Henry Yuliando, S.T.P., M.M., M.Agr.; Dr. Yandra Rahadian Perdana, ST., MT, dan Ir. Dwi Ardianta Kurniawan, S.T., M.Sc.  

Pelatihan Managing Distribution Angkatan ke-1 ditutup oleh Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D. yang menyampaikan terima kasih atas kepercayaan seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan di Pustral UGM. Harapannya setelah mengikuti pelatihan ini peserta dapat mengembangkannya kembali di lingkunganya.  (HLT/ SDD /DAK/) 

PUSTRAL UGM Bekerjasama dengan PUSKI Kemenkominfo Menyelenggarakan Regional Workshop: “Regulatory Pilot Space (RPS) to Facilitate Cross-Border Digital Data Flows for Enabling Self-Driving Car in ASEAN”

Pusat Kerjasama Internasional (PUSKI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama dengan Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Regional Workshop untuk “Regulatory Pilot Space (RPS) to Facilitate Cross-Border Digital Data Flows for Enabling Self-Driving Car in ASEAN” pada tanggal 18 Oktober 2023 di Yogyakarta Mariot Hotel. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan hambatan dan memberikan rekomendasi aliran data digital lintas batas untuk mendukung Mobil Mengemudi Sendiri/Kendaraan Otonom (AV) di ASEAN. Acara diawali dengan sambutan dari Kepala PUSKI Kemkominfo yang diwakili oleh Dian Wulandari, bersama-sama dengan kepala Pustral UGM Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D.. dan perwakilan pemerintah Jepang untuk ASEAN Mr. Sakamoto Mitsuhide.

Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid dan diikuti oleh para pengambil kebijakan dan perwakilan dari seluruh negara anggota ASEAN, khususnya dari ASEAN Digital Senior Officials’ Meeting (ADGSOM) dan ASEAN Senior Transport Officials Meeting (STOM). Kami juga mengundang Sekretariat ASEAN, perwakilan pemerintah Jepang serta perwakilan sektor industri kendaraan otonom dan solusi mobilitas cerdas. Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber antara lain Dr. Arif Wismadi yang menyampaikan materi terkait pengenalan kegiatan penelitian dan agenda workshop serta Ir. Sigit Basuki Wibowo., ST., M. Eng., Ph.D., IPM yang menyampaikan materi berjudul infrastruktur jaringan untuk mendukung operasi AV. Selain itu pada sesi pembelajaran percontohan AV Industri di beberapa negara ASEAN terdapat dua partisipan aktif antara lain Dr. Son Le Anh, yang menyampaikan pembelajaran dari Phinekaa X-Vietnam serta Mr. Haziq Faris yang menyampaikan pembelajaran REKA Inisiatif-Malaysia. (JPH/DAK/HLT)

Pustral UGM Menyelenggarakan Pelatihan Dasar- Dasar Angkutan Barang Angkatan Ke-2

Pengetahuan akan unsur transportasi, intermodalitas, strategi, prinsip penyelenggaraan dan kinerja transportasi, serta regulasi yang menjadi payung hukumnya sangat penting untuk diketahui oleh para pelaku bidang transportasi. Karena dengan pengetahuan dan penanganan yang tepat, transportasi akan menjadi akan dapat menghasilkan beberapa kemanfaatan: place utility, time utility, dan quality utility. Seluruh kemanfaatan ini pada akhirnya akan berujung pada rendahnya biaya transportasi (capital cost, operasional cost, fixed dan variable cost, automobile cost, joint cost, direct cost dan indirect cost, unit dan averarage cost, cost of service) yang dikeluarkan.  

Di Era revolusi industri 4.0 transportasi yang bersifat konvensional tidak pernah diprediksi bahwa model ini transportasi konvensional ini yang dahulu banyak digunakan oleh masyarakat untuk kepentingan mobilitas manusia, namun pada era revolusi industri 4.0 model transportasi konvensional ini sudah sedikit digunakan oleh masyarakat, di mana dapat terlihat antara taksi konvensional versi taksi online atau ojek pangkalan dengan ojek online, dengan perkembangan teknologi yang semakin berkembang secara pesat model transportasi konvensional model transportasi yang memanfaatkan dengan sistem aplikasi berbasis internet menjadi alat transportasi yang dimanfaatkan masyarakat untuk kepentingan mobilitas manusia, dampaknya publik menjadi lebih mudah mendapatkan layanan transportasi dan bahkan dengan harga yang sangat terjangkau. 

Mengingat pentingnya pengetahuan dalam hal angkutan barang, maka Pustral UGM menginisiasi untuk mengadakan pelatihan dasar-dasar angkutan barang. Metode pelaksanaan pelatihan dilakukan secara tatap muka pada tanggal 11 – 13 Oktober 2023 di Pustral UGM. Peserta pelatihan periode ini sebanyak 13 orang dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat Mempawah, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan. 

Pelatihan dibuka oleh Dr. Ir. Dewanti, M.S selaku Sekretaris Pustral UGM. Pengajar pada diklat ini yaitu Prof. Dr. Kuncoro Harto Widodo, S.T.P., M.Eng.; Ir. Joewono Soemardjito, S.T., M.Si; Dr. Ir. Dewanti, M.S; Dr. Eng. Imam Muthohar, S.T., M.T; Raihan Pasha Isheka, S.T., M.Sc; Ir. Dwi Ardianta Kurniawan, S.T., M.Sc; Dr. Yandra Rahadian Perdana, ST., MT.. Selain dilakukan melalui penyampaian materi di kelas, peserta juga diberikan materi pelatihan praktik di luar kelas dengan mengunjungi proses pengangkutan semen di Stasiun Lempuyangan, Stasiun Kalasan, dan Stasiun  Brambanan. 

Diklat Dasar-Dasar Angkutan Barang Angkatan ke-2 ditutup oleh Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D. selaku Kepala Pustral UGM. Beliau menyampaikan terima kasih atas kepercayaan seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan di Pustral UGM. Harapannya setelah mengikuti pelatihan ini peserta dapat mengembangkannya kembali di lingkunganya.  (HLT/SDD/DAK)

UGM Kampus Pertama Penyelenggara Pelatihan Remote Pilot Drone Tersertifikasi di Indonesia

Universitas Gadjah Mada (UGM) diakui sebagai universitas pertama yang dapat menyelenggarakan pelatihan remote pilot Sistem Pesawat Udara Kecil Tanpa Awak (SPUKTA) atau drone tersertifikasi di Indonesia.

Dikutip dari laman ugm.ac.id, koordinator Task Force Remote Pilot Rating SPUKTA UGM, Dr. Sc. Sanjiwana Arjasakusuma, M.GIS., menjelaskan penerbitan Lisensi Remote Pilot (RPL) rating SPUKTA hanya dapat dilakukan melalui perolehan sertifikat dari lembaga pelatihan yang diakui oleh Kementerian Perhubungan. Saat ini, baru ada sembilan lembaga pelatihan RPL yang diakui dengan lembaga terbaru yang diakui adalah UGM. “Terbaru ada UGM yang merupakan universitas pertama yang diakui dapat menerbitkan sertifikat Remote Pilot License (RPL) yang diakui oleh Kementerian Perhubungan,” ungkapnya, Kamis (12/10) di UGM.

Ia menyampaikan bahwa UGM mendapatkan pengakuan ini setelah melalui serangkaian asesmen yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan. Asesmen dilakukan terhadap kesiapan sarana prasarana serta sumber daya manusia serta kurikulum yang diajukan oleh UGM dengan kriteria yang diatur oleh Direktorat Kelaikudaraan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan. Hal itu, sesuai dengan peraturan dan undang-undang, yaitu Undang-Undang Nomor 1 tentang Penerbangan Pasal 58 ayat (1) bahwa setiap personel pesawat udara wajib memiliki lisensi atau sertifikat kompetensi. Lalu, Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil (PKPS) Bagian 107 tentang Sistem Pesawat Udara Kecil Tanpa Awak (SPUKTA) (PM 63 Tahun 2021) butir 107.63; Butir 107.73. Berikutnya, Surat Edaran DKPPU nomor SE.009/DKPPU/Xl/2022 perihal Kurikulum, dan Silabus Remote Pilot rating Sistem Pesawat Udara Tanpa Awak yang terdiri dari minimum 38 jam pelajaran teori dan 5 jam pelajaran praktek.

Pengakuan UGM sebagai salah satu pusat pelatihan RPL tertuang pada surat keputusan DKPPU nomor UM.006/21/17/DKPPU-2023 pada tanggal 30 Agustus 2023 yang mencatat UGM sebagai lembaga pelatihan Remote Pilot Rating SPUKTA dengan nomor UASTC-009.

Menyambut hal baik tersebut, lanjutnya, UGM membentuk tim task force untuk pelatihan Drone/UAV di UGM dengan anggota tim terdiri dari Fakultas Geografi, MIPA, Teknik, Sekolah Vokasi dan Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral). Task Force ini bertugas untuk mengatur instrumentasi pelatihan dan mensupervisi penyelenggaraan pelatihan Remote Pilot rating SPUKTA yang dilangsungkan di lingkup UGM agar sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh DKPPU.

Salah satu anggota task force, Dr. Taufik Hery Purwanto, menambahkan pengakuan ini penting bagi UGM. Sebab, banyak pengembangan, pemanfaatan dan pelatihan SPUKTA di UGM untuk memenuhi regulasi yang ada terkait keselamatan (safety) dan keamanan (security). Oleh karenanya diperlukan pengetahuan tentang SPUKTA, regulasi, serta lisensi untuk menerbangkan.

Sebagai tindak lanjut dari pengakuan UGM sebagai lembaga pelatihan remote pilot rating SPUKTA oleh Kementerian Perhubungan telah dilakukan pelatihan Remote Pilot License (RPL) dan Pengolahan Foto Udara tingkat Lanjut dari PUSPICS Fakultas Geografi UGM pada bulan Juni 2023 lalu yang diikuti 17 peserta. Selain itu, pelatihan Remote Pilot dan Pengoperasian Unmanned Aircraft System untuk Pemetaan pada bulan Juli 2023 yang diselenggarakan oleh Pustral UGM. Seluruh peserta pelatihan tersebut berhasil mendaftarkan sertifikatnya untuk mendapatkan lisensi dari Kementerian Perhubungan melalui SIDOPI-GO.

“Harapannya ke depan, pengakuan UGM sebagai lembaga pelatihan remote pilot rating SPUKTA akan dapat dimanfaatkan masyarakat luas untuk mencetak sumber daya manusia untuk dunia aviasi dengan pemahaman saintifik serta memiliki wawasan keamanan dan keselamatan yang baik,” ucap Taufik.

 

Foto: Dok. Task Force Remote Pilot Rating SPUKTA UGM

Pustral UGM Menyelenggarakan Pelatihan Perencanaan dan Pemodelan Transportasi Angkatan Ke-`1

Perencanaan transportasi merupakan sebuah tahap yang sangat penting unutk mengatasi permasalahan transportasi baik saat ini maupun kemungkinan yang akan terjadi di masa mendatang. Permasalahan di masa mendatang disebabkan oleh dinamika mobilitas yang semakin beragam karena bertambah kompleknya interaksi yang timbul pada berbagai faktor yang terkait, seperti bertambahnya penduduk, jumlah kendaraan, pola penggunaan lahan dan pola penyediaan sarana transportasi.  

Pendekatan yang dilakukan dalam perencanaan transportasi berbasis sistem dengan mengintegrasikan beragam pola interaksi yang terjadi sehingga dapat meminimalisir kemungkinan permasalahan yang akan muncul. Perencanaan transportasi yang tepat dan sesuai tentu saja membutuhkan waktu, sumber daya, dan usaha yang besar untuk menghasilkan perencanaan sarana dan prasarana yang baik. Harapannya sarana dan prasarana tersebut dapat mendukung sistem transportasi yang aman, lancar, efisien, dan selamat. 

Mengingat pentingnya hal tersebut, Pustral UGM menginisiasi pelatihan perencanaan dan permodelan transportasi yang periode ini merupakan angkatan pertama. Metode pelaksanaan pelatihan dilakukan secara tatap muka pada tanggal 2 – 5 Oktober 2023 di Pustral UGM dengan peserta sebanyak 11 orang meliputi 3 orang dari Dinas Perhubungan Provinsi Aceh, dan 8 orang dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BPPTD) Mempawah Kementerian Perhubungan. 

Pelatihan dibuka oleh Dr. Ir. Dewanti, M.S. selaku Sekretaris Pustral UGM. Pengajar pada diklat ini yaitu Dr. Ir. Dewanti, M.S; M. Rizka Fahmi Amrozi, S.T., M.Sc., Ph.D; yang berasal dari Magister Sistem dan Teknik Transportasi (MSTT) Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan UGM; Dr. Nursyamsu Hidayat, ST., M.T; dari Departemen Tenik Sipil Sekolah Vokasi UGM,  Ir. Dwi Ardianta Kurniawan, S.T., M.Sc., IPM dari Pustral UGM; Dewi Prathita Rachmi, S.T., M.Sc dan Novia Suryadwanti, S.T., M.Sc.Eng dari Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. Selain dilakukan melalui penyampaian materi di kelas, peserta juga diberikan materi pelatihan praktik di luar kelas dengan pengumpulan data di Simpang Tugu Yogyakarta dan pengolahan data dengan menggunanakan Softwate PTV Vissim dan Vissum. 

Pelatihan Perencanaan Dan Pemodelan Transportasi Angkatan ke-1 ditutup oleh Ir. Juhri Iwan Agriawan, S.T., M.Sc. selaku Koordinator Unit Penelitian dan Pengembangan Pustral UGM. Beliau menyampaikan terima kasih atas kepercayaan seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan di Pustral UGM. Harapannya setelah mengikuti pelatihan ini peserta dapat mengembangkannya kembali di lingkungannya. (HLT/DAK/SDD) 

Pustral UGM Menyelenggarakan Pelatihan Geographic Information System (GIS) Dasar Angkatan ke-17

Peran Geographic Information System (GIS)/Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam berbagai bidang semakin penting, didukung oleh teknologi yang semakin berkembang di masa mendatang. Di sisi lain, penguasaan mengenai GIS masih terbatas dan memerlukan peningkatan. Data dalam GIS merupakan bahan baku yang diproses oleh sistem sehingga dihasilkan informasi yang menggambarkan kenampakan permukaan bumi (real world). Jenis data geografi dalam GIS terdiri dari: data spasial, yaitu data grafis yang berkaitan dengan lokasi, posisi dan area pada koordinat tertentu. Data non spasial (atribut), menguraikan karakteristik objek-objek geografi dari spasialnya seperti warna, tekstur dan keterangan lainnya. Peran GIS dalam berbagai bidang semakin penting, didukung oleh teknologi yang semakin berkembang di masa mendatang, seperti penentuan lokasi, perencanaan wilayah/kawasan, pemetaan aset, serta aplikasi dibidang kesehatan. Di sisi lain, penguasaan mengenai GIS masih terbatas dan memerlukan peningkatan SDM dibidang spasial. Untuk itu, Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM berinisiatif menyelenggarakan pelatihan SIG Dasar sebagai upaya menjembatani kesenjangan tersebut.  

Diklat GIS Dasar Angkatan ke-17 berlangsung selama 6 hari yaitu pada tanggal 18-23 September 2023 bertempat di Ruang Pelatihan Pustral UGM, Jalan Kemuning M-3, Sekip, Sleman, D.I Yogyakarta. Materi yang diberikan terbagi atas 15 JP teori dan 35 JP praktik yang meliputi praktik kelas dan praktik lapangan. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 12 peserta dari PT Angkasa Pura II Kota Tangerang Banten, Bareskrim POLRI Jakarta, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Dinas Tata Ruang Kota Bekasi Jawa Barat, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banten Kementerian Kesehatan. Peserta training diajarkan bagaimana mengolah serta menganalisis data spasial sehingga menghasilkan informasi spasial baru dengan teknik overlay (tumpang susun) peta serta diperkenalan mengoperasian GNNS handheld dan dasar-dasar penggunaan Unmanned Aircraft System (UAS). 

Pelatihan dibuka oleh Dr. Ir. Dewanti, MS selaku Sekretaris Pustral UGM. Pengajar pada diklat ini yaitu Prof. Ir. Trias Aditya KM, ST, M.Sc., Ph.D., IPU; Dr. Eng. Purnama B. Santosa, ST., M. App. Sc; Dr. Bilal Ma’ruf, ST., MT; Ir. Febrian Fitryanik Susanta, S.T., M. Eng; Dr. Eng. Purnama B. Santosa, ST., M. App. Sc; dan Dr. Bilal Ma’ruf, ST., dan Ir. Febrian Fitryanik Susanta, S.T., M.Eng dari Teknik Geodesi. Selain itu Dr. Barandi Sapta Widartono, S.Si., M.Si., M.Sc dan Totok Wahyu Wibowo, S.Si., M.Sc. dari Fakultas Geografi UGM, Sa’duddin, S.Si., M.B.A., M.Sc dari Pustral UGM dan Agus Kuntarto, S.Si dari Pusat Kedokteran Tropis UGM. 

Pelatihan SIG Dasar Angkatan ke-17 ditutup oleh Sa’duddin, M.B.A., MSc selaku Kepala Divisi Pelatihan dan Seminar Pustral UGM mewakili para pengajar dengan harapan hasil pelatihan dapat bermanfaat bagi peserta untuk mendukung tugas yang diemban. 

PUSTRAL UGM Menyelenggarakan: Seminar Nasional Strategi Green Financing Sektor Transportasi untuk Daya Saing Perkeretaapian Berkeadilan

Perkeretaapian merupakan backbone transportasi dan logistik, untuk itu Pemerintah berkomitmen untuk menjaga peran penting tersebut, meskipun dalam kondisi fiskal terbatas sehingga inovasi pembiayaan. Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Seminar Seminar Strategi Green Financing Sektor Transportasi untuk Daya Saing Perkeretaapian Berkeadilan di Jakarta, Rabu 20 September 2023. “Skema pembiayaan green financing cukup menjanjikan, namun penerapannya di Indonesia harus terukur agar memenuhi kriteria yang ada. Tema besar green dan keadilan secara simultan menimbulkan biaya tinggi secara ultimate yang harapannya membawa manfaat yang juga ultimate,” demikian ditambahkan oleh Pak BKS, panggilan akrab Menteri Perhubungan. Manfaat tersebut termasuk juga dampak pada produktifitas dan lapangan pekerjaan yang lebih luas dan berkeadilan antar generasi yang harapannya akan menapakkan peradaban baru.

Sebelumnya dalam sesi sambutan, Ikaputra, Kepala Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM selaku penyelenggara seminar menyampaikan bahwa kereta api memiliki kapasitas angkut yang besar, konsumsi bahan bakar yang paling sedikit serta emisi karbon yang terendah. Mengutip kajian dari Asian Development Bank (ADB), kereta api perkotaan mampu mengangkut 100 ribu orang per jam, jauh dibandingkan moda transportasi lainnya. “KA juga mengkonsumsi bahan bakar terendah, yaitu 0,002 liter per km/orang, jauh lebih kecil dibandingkan sepeda motor sebesar 0,04 liter per km/orang. Sumbangan emisi yang dihasilkan juga lebih rendah, yaitu hanya 1% dibandingkan total emisi, jauh di bawah moda transportasi darat lainnya yang mendominasi dengan porsi sebesar 89%. Hal ini menunjukkan bahwa KA merupakan moda transportasi yang bersifat ramah lingkungan dan berkelanjutan,” demikian disampaikan Ikaputra.

Seminar juga menghadirkan beberapa narasumber lain, yaitu Ir. Mohamad Risal Wasal, ATD., MM., IPM (Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan), Dr. Ir. Arif Wismadi, M.Sc (Tim Ahli Pustral UGM), Bapak Sahli (Executive Vice President of New Business and Strategic Project PT KAI, mewakili Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero)), Bapak Rustam Effendi (Analis Kebijakan Ahli Madya pada Pusat Kebijakan Pendapatan Negara (PKPN), Badan Kebijakan Fiskal (BKF), mewakili Kepala BKF, Kementerian Keuangan).

Sesi 2 menampilkan beberapa pembicara yaitu Ervan Maksum, ST, M.Sc (Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas), Bapak Hermanto Dwiatmoko (Ketua Umum Masyarakat Perkeretaapian (MASKA) Indonesia), Prof. Wihana Kirana Jaya, M.Soc.Sc., Ph.D (Guru Besar Departemen Ilmu Ekonomi FEB UGM, dan Staf Khusus untuk Urusan Ekonomi dan Investasi Transportasi kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia), serta Prof. Dr. Ir. Sutanto Soehodho, M.Eng (Guru Besar Departemen Teknik Sipil Universitas Indonesia). Sementara sesi 3 menampilkan pembicara Bapak Heri Siswanto (Direktur Operasi PT KAI Logistik Mewakili Direktur Utama PT KAI Logistik), Bapak Ari Narsa (Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan), Mr. Anderson Goh (Vice President Port Plus Business Division PSA Southeast Asia), serta Bapak Harry Sutanto (Wakil Ketua Umum DPP ALFI). Sesi diskusi dipandu oleh Prof Agus Taufik Mulyono, Guru Besar Teknik Sipil UGM.

Seminar menghasilkan beberapa kesimpulan penting yaitu untuk menarik investasi pada sektor perkeretaapian, terdapat angka angka penting keputusan investasi baik dari sisi finansial maupun kepentingan ekonomi. Untuk meningkatkan daya tarik investasi upaya kenaikan pendapatan dari tarif serta penurunan Biaya Operasi (BIOP) tidak mudah dilakukan, karena, jika dibandingkan angkutan darat sebagai pesaing, perkeretaapin memiliki beban beban yang lebih banyak, berupa pemeliharaan infrastruktur, tarif penggunaan (Track Access Charge – TAC), BBM, sampai beban pajak.

Sementara di sisi lain, KA adalah kontributor terbesar untuk transportasi hijau yang dapat menekan emisi karbon sampai 84% dibanding moda lain. Melihat pentingnya pengendalian emisi yang saat ini menjadi gerakan global, dan kesesuaian moda KA dengan agenda global, maka paradigma keputusan investasi harus bergeser dari sebelumnya mengutamakan aspek finansial, ekonomi baru aspek lingkungan, dalam paragdigma baru pengutamaan green diikuti dengan dampak sosial, baru kemudian kelayakan ekonomi dan finansial.

Dengan kepentingan yang lebih besar manfaatnya untuk lingkungan dan masyarakat, maka peran sumber daya publik yang dikendalikan oleh pemerintah. Pemerintah tentu berpihak pada green infrastruktur, namun saat kondisi fiskal terbatas, green financing menjadi salah satu peluang pendanaan. Meski demikian skema green financing/green bond yang ada sering membatasi negara berkembang untuk mengambil manfaat karena besarnya biaya transaksi dibandingkan carbon offet valuationnya.

Di Indonesia terdapat Sukuk Hijau sebagai salah satu skema pembiayaan, yang apabila dikembangkan lebih jauh bisa menjadi jawaban untuk modernisasi dan membuat sektor perkeretaapian menjadi ladang investasi menarik di Indonesia. Gerakan green ini tidak hanya membutuhkan perubahan paradigma dan mindset, tapi juga mensyaratkan kekuatan teknokratik, agar tidak hanya sebagai “greenwashing”, atau hanya claim atau sekedar simbol gerakan hijau yang tidak disertai tindakan dan target terukur.

Seminar diselenggarakan secara hybrid di Hotel Borobudur Jakarta, dihadiri oleh sekitar 150 orang secara offline dan 600 orang secara online. (DAK/HLT).