Pelatihan Drone LiDAR UGM Tingkatkan Kompetensi Pemetaan Presisi Infrastruktur Nasional

Sleman — Pustral UGM (Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada) berhasil menyelenggarakan pelatihan intensif Drone LiDAR untuk Pemetaan pada 6-9 Januari 2026 di Ruang Training Pustral, Jalan Kemuning M-3 Sekip Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program pelatihan komprehensif ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi profesional berbagai industri dalam menguasai teknologi pemetaan presisi tinggi yang sedang berkembang pesat. Sebanyak 10 peserta dari PT PLN Engineering dan PT Antero Sinergi Global mengikuti program dengan antusias dan mendapatkan pengalaman praktis langsung dari pembimbing berpengalaman di bidang geospasial dan infrastruktur.

Acara pelatihan dibuka secara resmi oleh Prof. Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D., Pelaksana Harian Pustral UGM, yang menekankan pentingnya teknologi LiDAR dalam transformasi digital pemetaan infrastruktur. Prof. Ikaputra menggarisbawahi bahwa penguasaan teknologi drone LiDAR adalah kunci untuk meningkatkan akurasi pemetaan, efisiensi waktu proyek, dan kualitas data geospasial. Komitmen ini menunjukkan peran Pustral UGM dalam mengembangkan sumber daya manusia kompeten di sektor infrastruktur nasional.

Kurikulum pelatihan mencakup 15 modul pembelajaran dengan integrasi seimbang antara teori (12 jam) dan praktik intensif (22 jam). Peserta mempelajari sistem LiDAR, format data (LAS/LAZ), pengukuran GNSS, simulasi penerbangan drone, serta aplikasi praktis seperti pemetaan infrastruktur dan Building Information Modelling (BIM). Pada hari ketiga dan keempat (8-9 Januari), peserta melakukan praktik lapangan untuk pengukuran titik kontrol, operasi drone LiDAR manual, misi pemetaan nadir, dan pemrosesan data menggunakan perangkat lunak Global Mapper, CoPre2, dan Agisoft Metashape.

Pelatihan melibatkan 10 pengajar dan instruktur dari Pustral UGM, Departemen Teknik Geodesi, Departemen Sains Informasi Geografi UGM, serta praktisi profesional geospasial. Tim pengajar berpengalaman memastikan setiap peserta memahami workflow pemetaan LiDAR lengkap, dari persiapan awal hingga penyusunan model 3D presisi tinggi. Kolaborasi akademisi-praktisi ini menciptakan lingkungan pembelajaran ideal yang relevan dengan kebutuhan industri pemetaan dan infrastruktur.

Acara penutupan dan penyerahan sertifikat diselenggarakan pada 9 Januari 2026 dipimpin oleh Ir. Juhri Iwan Agriawan, S.T., M.Sc., Koordinator Unit Riset dan Pengembangan Pustral UGM. Peserta yang lulus diharapkan dapat mengaplikasikan kompetensi untuk mendukung proyek pemetaan infrastruktur, dan Building Information Modelling (BIM) di institusi masing-masing. Kesuksesan pelatihan ini merefleksikan posisi Pustral UGM sebagai pusat unggulan pelatihan dan riset dalam teknologi geospasial untuk pembangunan berkelanjutan Indonesia.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*