Pengantar
Pemanfaatan Unmanned Aircraft System (UAS) atau drone dalam kegiatan pemetaan berkembang pesat dan telah menjadi teknologi kunci dalam berbagai sektor, seperti infrastruktur, transportasi, pertambangan, kehutanan, tata ruang, dan kebencanaan. Drone mampu menghasilkan data spasial beresolusi tinggi dengan waktu dan biaya yang lebih efisien dibandingkan metode survei konvensional. Namun demikian, pengoperasian drone untuk pemetaan tidak hanya menuntut kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman mendalam terhadap aspek keselamatan penerbangan, regulasi, dan prosedur operasional yang berlaku.
Risiko keselamatan dan pelanggaran regulasi dapat muncul apabila pengoperasian pesawat udara kecil tanpa awak dilakukan tanpa kompetensi yang memadai. Pemahaman mengenai klasifikasi ruang udara, kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP), prosedur komunikasi radio, manajemen awak (crew resource management), hingga pengambilan keputusan aeronautika menjadi prasyarat penting bagi seorang remote pilot. Selain itu, faktor cuaca, beban dan performa pesawat, kondisi fisiologis operator, serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat sangat mempengaruhi keberhasilan dan keselamatan operasi UAS di lapangan.
Pelatihan Remote Pilot dan Pengoperasian UAS/Drone untuk Pemetaan dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan kompetensi teoretis dan praktis, mulai dari penguasaan regulasi penerbangan, dasar-dasar aerial survey, sistem koordinat dan GNSS, hingga praktik terbang dan pengolahan data pemetaan. Dengan pendekatan bertahap, mulai dari materi wajib, dasar, hingga terapan, pelatihan ini diharapkan mampu mencetak operator drone pemetaan yang profesional, aman, serta mampu menghasilkan produk pemetaan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Sertifikat pelatihan telah terverifikasi oleh DKPPU Kementerian Perhubungan dan dapat digunakan untuk pendaftaran Remote Pilot Certificate melalui SIDOPI-GO.
Materi
Materi Regular Training Sertifikasi Remote Pilot dan Pengoperasian Unmanned Aircraft System/Drone untuk Pemetaan terdiri dari 58 JP selama 6 hari (44 JP Teori dan 14 JP Praktik) dengan rincian materi sebagai berikut:
|
No. |
Mata Pelajaran | Jam Pelajaran | |
| Teori |
Praktik |
||
| 1 | 2 | 3 | 4 |
| A. | Materi Wajib | 38 | 5 |
| 1 | Pengenalan Pelatihan | 1 | – |
| 2 | Peraturan yang berlaku terkait dengan hak, batasan, dan pengoperasian penerbangan dari sistem pesawat udara kecil tanpa awak | 9 | – |
| 3 | Klasifikasi ruang udara dan persyaratan pengoperasian, kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP), dan pembatasan penerbangan yang mempengaruhi pengoperasian pesawat udara kecil tanpa awak; | 4 | – |
| 4 | Informasi resmi cuaca dan efek cuaca pada performa pesawat udara kecil tanpa awak | 2 | – |
| 5 | Beban dan performa pesawat udara kecil tanpa awak | 2 | – |
| 6 | Prosedur darurat dalam pengoperasian pesawat udara kecil tanpa awak | 2 | – |
| 7 | Crew resource management | 2 | – |
| 8 | Prosedur komunikasi radio | 4 | – |
| 9 | Penentuan performa pesawat udara kecil tanpa awak | 2 | – |
| 10 | Pengaruh fisiologis narkoba dan alkohol; | 2 | – |
| 11 | Pengambilan keputusan tentang aeronautika | 2 | – |
| 12 | Pengoperasian Bandar Udara | 2 | – |
| 13 | Prosedur inspeksi permulaan terbang dan perawatan pesawat udara kecil tanpa awak. | 2 | – |
| 14 | Pratek Terbang (Simulator dan Riil) | – | 5 |
| 15 | Ujian Teori | 2 | – |
| B. | Materi Dasar | 6 | 3 |
| 16 | Pengantar Aerial Survey | 2 | – |
| 17 | Pemetaan dan Sistem Koordinat | 2 | – |
| 18 | GNSS untuk Pengukuran Jaring Kontrol Pemetaan | 2 | 2 |
| 19 | Ujian Praktik | 1 | |
| C. | Materi Terapan | – | 6 |
| 20 | Praktik Penggunaan Drone (Mapping) | – | 2 |
| 21 | Pengolahan Data UAS/Drone untuk Pemetaan | – | 2 |
| 22 | Visualisasi Data Orthomosaic dan Uji Akurasi | – | 2 |
| Sub Total (Materi Wajib, Dasar, dan Terapan) | 44 | 14 | |
| TOTAL | 58 | ||
Hasil yang Diharapkan
- Peserta mampu memahami konsep Balanced Scorecard secara komprehensif dan relevansinya sebagai alat manajemen kinerja strategis dalam sektor transportasi dan logistik.
- Peserta mampu memahami dan menerapkan peraturan serta prosedur keselamatan penerbangan UAS, termasuk klasifikasi ruang udara, KKOP, komunikasi radio, dan prosedur darurat dalam pengoperasian drone.
- Peserta mampu mengoperasikan pesawat udara kecil tanpa awak secara aman dan profesional, baik melalui simulator maupun penerbangan riil, dengan memperhatikan faktor cuaca, beban, performa, dan pengambilan keputusan aeronautika.
- Peserta mampu melaksanakan kegiatan pemetaan menggunakan drone, mulai dari perencanaan aerial survey, pengukuran jaring kontrol menggunakan GNSS, hingga praktik pemetaan lapangan.
- Peserta mampu mengolah dan memvisualisasikan data hasil pemetaan drone, termasuk pembuatan orthomosaic, uji akurasi, serta penyajian data spasial yang sesuai dengan standar pemetaan.
Syarat Peserta
- Warga Negara Indonesia;
- Sekurang-kurangnya berusia 17 tahun;
- Mampu membaca, berbicara, menulis dan memahami Bahasa Inggris;
- Tahu atau punya alasan untuk mengetahui bahwa ia memiliki kondisi fisik atau mental yang tidak mengganggu pengoperasian sistem pesawat udara kecil tanpa awak yang aman
Waktu Diklat
Pelatihan Remote Pilot dan Pengoperasian Unmanned Aircraft System/Drone untuk Pemetaan diadakan selama 6 hari pada tanggal:
- 1 – 6 Desember 2025
- 20 – 25 April 2026
- 8 – 13 Juni 2026
- 19 – 24 Oktober 2026
- 16 – 21 November 2026
Tenaga Pengajar
- Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Kementerian Perhubungan
- Direktorat Navigasi Penerbangan, Kementerian Perhubungan
- AirNav Indonesia/ Perusahaan Umum (PERUM) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI)
- Akademi Angkatan Udara Yogyakarta
- Dr. Taufik Hery Purwanto, M.Si.
- Dr. Barandi Sapta Widartono, S.Si., M.Si. M.Sc.
- Prof. Dr. Ir. Harintaka, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng
- Dr. Eng. Purnama B. Santosa, ST., M.App.Sc., IPM
- Ruli Andaru, ST. M.Eng., P.hD
- Dr. Ir. Bilal Ma’ruf., S.T., M.T
- Prof. Dr. Ir. Gesang Nugroho, S.T., M.T.
- dr. Yudha Nurhantari, Sp.FM., Ph.D.
- Dr. dr. Rustamadji, M.Kes
- Bakhtiar Alldino Ardi Sumbodo, S.Si., M.Cs.
- Karen Slamet Hardjo, S.Si., M.Sc.
- Sa’duddin, S.Si., M.B.A., M.Sc.
- Jan Prabowo Harmanto, S.Si., M.Sc
- Iqbal Hanun Azizi, S.T
- Muhammad Thoriq Pratama, A.Md.
- Ferdiyan Puja Perdana, A.Md
Biaya Pelatihan
Rp. 8.000.000,-/peserta, dengan jumlah peserta minimal 8 orang, maksimal 24 orang.
Fasilitas
- Sertifikat yang sudah terverifikasi oleh DKPPU Kementerian Perhubungan sebagai UASTC-009, dan dapat digunakan untuk mendaftar Remote Pilot Certificate melalui portal SIDOPI-GO.
- Bahan Ajar,
- Snack dan Makan Selama kegiatan pelatihan,
- kaos lapangan
Tempat Pelaksanaan Latihan
Ruang Diklat Pustral UGM, Jl. Kemuning M3, Sekip, Sleman, Yogyakarta
Formulir Pendaftaran
Peserta yang berminat mengikuti dapat mengisi formulir pendaftaran pada link http://ugm.id/diklatpustral
Biaya pendaftaran bisa ditransfer melalui billing yang akan diterbitkan setelah melakukan registrasi.
Informasi dan Pendaftaran
Sdri. Kasiri Telp./WA :+62 811-2512-987 atau
Sdri. Yessy Noven A Telp./WA : +62 813-2501-8059
Email: diklat.pustral@ugm.ac.id
Pusat Studi Transportasi dan Logistik (PUSTRAL) Universitas Gadjah Mada
Jl. Kemuning M-3, Sekip, Sleman, D.I Yogyakarta
Web: pustral.ugm.ac.id
E-mail: pustral@ugm.ac.id
Facebook: https://www.facebook.com/pustralugm
X: @pustralugm
Instagram: pustral_ugm
Youtube: pustralugm
Telp: +62 (274) 556928, 563984, 6491075
Fax: +62 (274) 552229