Diklat Studi Kelayakan Proyek Infrastruktur

Pengantar

Pembangunan infrastruktur memegang peranan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas, serta memperkuat daya saing wilayah. Namun, keterbatasan sumber daya dan tingginya risiko investasi menuntut setiap proyek infrastruktur direncanakan dan dievaluasi secara cermat melalui studi kelayakan yang komprehensif. Studi kelayakan menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa suatu proyek layak secara teknis, finansial, ekonomi, sosial, dan lingkungan sebelum diputuskan untuk dilaksanakan.

Dalam praktiknya, penyusunan analisis kelayakan proyek infrastruktur memerlukan pemahaman yang kuat terhadap berbagai metode dan pendekatan, mulai dari ruang lingkup Analisis Kelayakan dan Evaluasi Proyek (AKEP), penilaian biaya (pengadaan/capex, operasional/opex dan eksternalitas), kondisi teknis dan operasional, manfaat (lingkungan, hingga konsep time value of money. Dalam praktiknya, penyusunan analisis kelayakan proyek infrastruktur memerlukan pemahaman yang kuat terhadap berbagai metode dan pendekatan, mulai dari ruang lingkup Analisis Kelayakan dan Evaluasi Proyek (AKEP), penilaian biaya (pengadaan/capex, operasional/opex dan eksternalitas), kondisi teknis dan operasional, penilaian manfaat (finansial, ekonomi, sosial, lingkungan), hingga tata cara perhitungan kelayakan (konsep time value of money, perhitungan Benefit Cost Ratio/BCR, Internal Rate of Return /IRR dan Net Present Value/NPV). Selain itu, juga dibahas aspek yang berpengaruh dalam perhitungan finansial seperti prakiraan permintaan dan penetapan tarif (pricing), yang sangat mempengaruhi hasil evaluasi kelayakan dan keputusan investasi.

Seiring berkembangnya skema pembiayaan infrastruktur, termasuk Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), kebutuhan akan sumber daya manusia yang mampu melakukan perhitungan investasi dan interpretasi hasil analisis secara tepat semakin meningkat. Oleh karena itu, Pelatihan Studi Kelayakan Proyek Infrastruktur dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis dalam menyusun, menilai, serta menginterpretasikan studi kelayakan proyek, termasuk melalui pembahasan studi kasus dan penyusunan rekomendasi yang aplikatif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Materi

Materi Regular Training Studi Kelayakan Proyek Infrastruktur terdiri dari 30 JP (17 JP Teori dan 13 JP Praktikdengan rincian materi sebagai berikut: 

No. 

Mata Pelajaran  Jam Pelajaran 
Teori 

Praktik 

1 

2  3 

4 

1  Ruang Lingkup Analisis Kelayakan & Evaluasi Proyek (AKEP)  2   
2  Aspek Kelayakan Teknis (Topografi, Geometri, Penggunaan Lahan)  2   
3  Metode Valuasi Finansial dan Ekonomi  2  1 
4  Metode Valuasi Lingkungan  2  1 
5  Demand Forecast and Pricing  2  2 
6  Time Value of Money   2   
7  Perhitungan Penilaian Investasi (NPV, IRR, PP, PI, B/C Ratio)  2  2 
8  Pengantar Skema KPBU dalam Penyediaan Infrastruktur  2   
9  Studi Kasus: Bedah Dokumen Kelayakan    6 
10  Interpretasi dan Penyusunan Rekomendasi  1  1 
Sub Total   17  13 
TOTAL  30 

 

Hasil yang diharapkan

  • Peserta mampu memahami ruang lingkup dan tahapan Analisis Kelayakan dan Evaluasi Proyek (AKEP) dalam konteks perencanaan dan pengambilan keputusan proyek infrastruktur.
  • Peserta mampu menerapkan metode penilaian biaya dan manfaat finansial, ekonomi, dan lingkungan, termasuk pemahaman konsep time value of money dan prakiraan permintaan.
  • Peserta mampu melakukan perhitungan kelayakan investasi proyek, meliputi NPV, IRR, Payback Period (PP), Profitability Index (PI), dan Benefit–Cost Ratio (B/C Ratio), serta memahami prinsip pentarifan dan skema KPBU.
  • Peserta mampu menginterpretasikan hasil studi kelayakan dan menyusun rekomendasi proyek, berdasarkan analisis kuantitatif dan kualitatif yang sistematis, termasuk melalui pembahasan studi kasus dan kunjungan lapangan

Tempat Pelaksanaan Diklat

Ruang Training PUSTRAL UGM

Tenaga Pengajar

  • Prof. Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M., Ph.D 
  • Eddy Junarsin., Ph. D., CFP 
  • Dr. Sc. Adhy Kurniawan, S.T. 
  • Dr. Murti Lestari, M.Si. 
  • Ir. Djoko Murwono, M.Sc. 
  • Hengki Purwoto, S.E., M.A.  
  • Mohamad Rachmadian Narotama, ST, M.Sc., Ph.D 
  • Ir. Dwi Ardianta Kurniawan, S.T., M.Sc., IPM 
  • Danes Quirira Octavio, S.E., M.Sc 
  • PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia 

Sertifikat 

Peserta akan mendapatkan sertifikat pelatihan

Syarat Peserta:

  • Minimal lulus D3 
  • Dapat mengoperasikan computer dan sistem operasi MS. Word 
  • Dapat mengoperasikan MS. Office seperti MS. Word dan Excel 

Waktu Diklat
Pelatihan Studi Kelayakan Proyek Infrastruktur diadakan selama 4 hari pada tanggal: 

  • 18 – 21 Mei 2026 
  • 6 – 9 Juli 2026 
  • 7 – 10 September 2026 
  • 12 – 15 Oktober 2026 
  • 30 November – 3 Desember 2026 

Biaya Diklat

  • Rp. 7.000.000, -/peserta, dengan jumlah peserta minimal 5 orang, maksimal 24 orang 
  • Biaya belum termasuk penginapan 

Fasilitas

Sertifikat Pelatihan, Bahan ajar, Snack dan makan selama kegiatan diklat.

Biaya pendaftaran bisa ditransfer melalui billing yang akan diterbitkan setelah melakukan registrasi.

 

Formulir Pendaftaran
Peserta yang berminat mengikuti Diklat Studi Kelayakan Proyek Infrastruktur yang diselenggarakan oleh PUSTRAL UGM dapat mengisi formulir pendaftaran pada link http://ugm.id/diklatpustral

Brosur diklat: download

Informasi dan Pendaftaran
Informasi lebih lanjut terkait Diklat Studi Kelayakan Proyek Infrastruktur dapat menghubungi contact person berikut:

PUSTRAL-UGM :

Sdri. Kasiri Telp./WA :+62 811-2512-987 atau Sdri. Yessy Noven A +62 813-2501-8059 

Email: diklat.pustral@ugm.ac.id

Pusat Studi Transportasi dan Logistik (PUSTRAL) Universitas Gadjah Mada
Jl. Kemuning M-3, Sekip, Sleman, D.I Yogyakarta

Web: pustral.ugm.ac.id
E-mail: pustral@ugm.ac.id
Facebook: https://www.facebook.com/pustralugm
X: @pustralugm
Instagram: pustral_ugm
Youtube: pustralugm
Telp: +62 (274) 556928, 563984, 6491075
Fax: +62 (274) 552229