Masukkan kata kunci
Table of Contents

Harapan DIY Untuk Pengembangan Pelabuhan Tanjung Adikarto

Pelabuhan Tanjung Adikarto merupakan satu-satunya pelabuhan perikanan di DIY berdasarkan Perda DIY No. 5/2019. Keberadaan pembangunan pelabuhan ini sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2005 dan cukup lama terhenti karena salah satunya adalah terkait dengan pemenuhan infrastruktur pelabuhan yang membutuhkan biaya yang cukup besar.

Dikutip dari www.semarangbisnis.com, Peneliti Senior Pusat Studi Transportasi dan Logistik UGM, Prof. Ir. Nur Yuwono, Dip.H.E., Ph.D, menegaskan bahwa dibutuhkan perencanaan dan design yang tepat untuk pengembangan pelabuhan Tanjung Adikarto. Posisi pelabuhan yang berhadapan langsung dengan perairan terbuka membuat lokasi pelabuhan tersebut rawan akan gelombang besar. Selain itu, karakter pantai yang berpasir juga meningkatkan resiko sedimentasi. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur pemecah gelombang menjadi prioritas karena berperan vital pada operasional pelabuhan karena membutuhkan pembiayaan yang cukup besar.

Nur juga mengungkapkan bahwa dibutuhkan studi awal untuk melanjutkan pengembangan pelabuhan. Dukungan data sekunder terbaru dibutuhkan saat ini karena akan berbeda dengan data pada saat pelabuhan tersebut mulai dibangun.

Berita selengkapnya dapat diakses melalui: www.semarangbisnis.com

Sumber gambar : Twitter/@infojogja