Diklat GIS Dasar Angkatan ke-28 Pustral UGM: Pelatihan SIG Berbasis Praktik untuk Perencanaan Wilayah dan Infrastruktur

Sleman — Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada (Pustral UGM) kembali menyelenggarakan Diklat Sistem Informasi Geografis (SIG) Dasar Angkatan ke-28 yang berlangsung pada 8–13 Desember 2025 di Ruang Training Pustral UGM, Sleman. Kegiatan pelatihan GIS ini dirancang sebagai fondasi penguatan kompetensi spasial bagi aparatur pemerintah dan profesional yang terlibat dalam perencanaan wilayah, pengelolaan infrastruktur, serta pengambilan keputusan berbasis data geospasial.

Kegiatan diklat GIS ini secara resmi dibuka oleh Prof. Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D., selaku Pelaksana Harian Pustral UGM, pada 8 Desember 2025. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguasaan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai instrumen strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan yang terintegrasi, berbasis data, dan berkelanjutan.

Kurikulum pelatihan SIG disusun secara komprehensif dengan bobot 50 Jam Pelajaran (JP), mengombinasikan pemahaman konsep teoritis dan simulasi praktik yang intensif. Materi disajikan secara berjenjang, mulai dari konsep dasar GIS, pengenalan ArcCatalog dan ArcMap, struktur data spasial, pengelolaan data tabular dan query dasar, hingga spatial referencing, data entry dan editing, serta spatial query sebagai inti pengolahan data geospasial.

Pada tahap lanjutan, peserta diklat SIG dasar dibekali kemampuan analisis spasial berbasis data vektor, teknik visualisasi peta sesuai kaidah kartografis, serta pengenalan dan pemanfaatan Global Navigation Satellite System (GNSS). Pembelajaran tidak hanya berfokus pada pengolahan data sekunder, tetapi juga mencakup akuisisi data primer melalui praktik penggunaan drone, baik secara manual maupun untuk pemetaan, yang dilanjutkan dengan pengolahan dan visualisasi data hasil pemetaan udara.

Peserta Diklat SIG Dasar Angkatan ke-28 berasal dari instansi pemerintah daerah, khususnya Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Bontang Kalimantan Timur. Partisipasi dari sektor perumahan dan pertanahan ini menunjukkan bahwa penguasaan GIS dasar telah menjadi kebutuhan strategis dalam penyusunan perencanaan permukiman, pengelolaan aset wilayah, serta perumusan kebijakan berbasis peta yang akurat dan terintegrasi.

Pelatihan ini didukung oleh tim instruktur lintas keahlian dari Universitas Gadjah Mada dan praktisi, yaitu dari Departemen Sains Informasi Geografi Fakultas Geografi (Dr. Taufik Hery Purwanto, S.Si., M.Si. dan Dr. Totok Wahyu Wibowo, S.Si., M.Sc.), Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik (Dr. Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, S.T., M.App.Sc., IPM), Departemen Teknik Kebumian Sekolah Vokasi (Alfiatun Nur Khasanah, S.Si., M.Sc. dan Muhammad Iqbal Taftazani, S.T., M.Eng.), Pusat Kedokteran Tropis UGM (Agus Kuntarto, S.Si.), Pustral UGM (Sa’duddin, S.Si., M.B.A., M.Sc. dan Yessy Noven Agustina, S.P.), serta praktisi Khuzna Mediati, S.Si. Pendekatan pembelajaran mengintegrasikan teori, praktik terstruktur, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test guna memastikan peningkatan kompetensi peserta secara terukur.

Melalui penyelenggaraan Diklat GIS Dasar Angkatan ke-28, Pustral UGM semakin menegaskan perannya dalam pengembangan sumber daya manusia geospasial di Indonesia. Bekal penguasaan GIS, GNSS, dan drone yang aplikatif diharapkan dapat langsung diterapkan dalam perencanaan wilayah, pengelolaan kawasan permukiman, serta pengembangan infrastruktur berbasis data spasial. Kegiatan ini secara resmi ditutup dengan penyerahan sertifikat oleh Sa’duddin, S.Si., M.B.A., M.Sc., selaku Kepala Divisi Pelatihan dan Seminar Pustral UGM, pada 13 Desember 2025. (SDD/dkk)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*